Bagaimana jika gelap tanpa cahaya ?

Berjalan kaki mendaki di bukit tandus, terjal berbatu tajam, semak berduri, dan disisinya lembah dalam menganga, dimalam yang hitam pekat kelam tanpa bulan menyinari, hanya kerlip bintang dilangit yang jauh. Belum pernah sekalipun kita menapakkan kaki ditempat itu. Bisakah untuk selamat sampai tempat tujuan, jika harus berjalan tanpa cahaya peneranag? Walau mata terbuka lebar, namuan tiada satupun keadaan didepan kita yang bisa tergambarkan, bahkan tangan kitapun tak dapat kita lihat. Bagaimana kita bisa selamat di tempat tujuan?

Mengendarai sepeda motor tiger terbaru, harus melakukan perjalanan dari Polsek Jambu, menuju Paltuding (sebagai perjalanan di lereng ijen), dimalam gelap, hujan dan berkabut, dengan jalanan aspal yang mulai rusak, batunya mulai berlepasan disana sini, licin dengan belokan-belokan tajam, turun dan mendaki 45 derajat. Bagaimana akan bisa selamat sampai tujuan jika lampunya yang terang itu tidak dinyalakan?

Sebuah sedan mewah yang baru, dengan perangkat canggihnya yang serba sempurna, dengan sopir/driver ahli, akan membawa kita menuju suatu tempat tujuan, yang harus melewati hutan di pegunungan, dengan jalanan mulus berhias tanjakan dan turunan yang tajam, penuh dengan belokan, satu sisi jalan adalah bukit batu dan satu sisinya lagi jurang dalam menganga. Berjalan dimalam gelap pekat, tanpa cahaya bulan. Bagaimana bisa selamat sampai tujuan, jika lampu halogen yang sangat terang tidak dinyalakan?

[42:52] Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (ruuhan, Al-Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar- benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.

[42:53] (Yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.

Seekor burung beo menyanyikan lagu cinta, bisakah dia dia menghayati dan tersenyum atau menangis? Atau mungkin dia membunyikan salam, ataupun membunyikan satu ayat dari Al-Qur’an, bisakah dia memahami dan selanjutnya melaksanakan?

Seekor keledai membawa buku-buku tebal, berisi pengetahuan yang hebat, luar biasa, dan spektakuler, juga berisi resep-resep kedokteran modern untuk penyembuhan penyakit-penyakit berbahaya dan mematikan. Bergunakah buku-buku itu bagi keledai tersebut?

Mari kita pikirkan, kemudian kita merencanakan, bagaimana selanjutnya kita bersikap dan berbuat, agar kesuksesan dapat kita raih di dalam kehidupan kita.

11 responses to this post.

  1. Posted by Javid on January 5, 2009 at 12:17 am

    Sngat menyentuh…
    Tpi perlu kata yg lbh sngkat tp padat

    Reply

  2. Posted by ecca on January 10, 2009 at 12:21 pm

    ya allah…
    sesungguhnya hambamu bersyukur krn msh bz brda d skeliling org2 yg slalu mngingatkan bwha islam it memang bkn kira2 tp islam it adlah swtu kbnaran yg hakiki dn alqur’an adlayh ptunjuk yg psti….

    smoga qt bz slalu dlam naungan chaya ptunjukx…

    amin..

    Reply

  3. Posted by ChOtIeM on January 29, 2009 at 9:37 am

    5af g pernh isi COMENTnya
    klo q blh bri 1 jwbn dr pertanyaan di ats,,,mnurut pemikirn q sndr
    q punya jwbn”jln stu2nya adl dengan KEYAKINAN dlm HATI qt sndr”krn hnya kykinan dri sndr itulah yg akn bwt qt kuat…dan mampu tuk mlakukan sswtu

    Reply

  4. Posted by Alung on January 31, 2009 at 12:31 am

    Bgaikan air dlm dunia sndwr yg menghdpkn mkluk d dlmx nmn LillAhitaala smw bs trjd. Gak hx diri ini,, tp dsekllg jg sm pengrhx.. Ibrt aktualisasi n sosialisasi yg berdsr iman kpd Nya. Yg smw sling brsngktan.. Aq ad krn kw ad, n qt ad krn mrk ad, kt n mrk ad krn Allah yg adakan.. Alhmdulillah w safakAllah..

    Reply

  5. Posted by Sha imud on February 1, 2009 at 9:24 am

    Ha?ha?ha?ha?ha?ha?ha?ha?ha?ha?ha?ha?ha?

    Reply

  6. Posted by meer on May 6, 2009 at 5:30 pm

    keadaan yang terganbarkan
    memang gelap
    tapi di hati ada cahaya Illahi
    yang selalu menyinari
    dan takkan redup ditelan bumi

    alhamdulillah…
    dengan cahaya itu
    we can to do

    Reply

  7. Posted by mirah on May 7, 2009 at 3:52 pm

    terima kasih banyak dah kirim perenungan yang dalam..semoga kita tetap diberikan hidayah ALLOH SWT

    Reply

  8. Posted by leo on May 7, 2009 at 6:03 pm

    Dgn keyakinan dan usaha, insyaallah………….

    Reply

  9. Posted by leo on May 7, 2009 at 6:29 pm

    Dgn keyakinan,bimbingan dan usaha, insyaallah………….

    Reply

  10. Posted by ezra on May 7, 2009 at 7:20 pm

    Hidup adalah sebuah perjalanan, ketika kegelapan tiba engkau tidak dapat mengatasinya sendiri. Engkau membutuhkan cahaya yang menuntunmu kepada jalan yang benar, tetapi jangan berfokus pada cahaya itu, carilah sumber cahaya itu dan milikilah. Ketika engkau memilikinya, selamanya engkau dapat dituntun oleh cahaya itu untuk berjalan melewati setiap liku-liku kehidupan yang harus dijalani. Cahaya itu, pemilik dan sumbernya adalah Allah, Tuhan yang punya langit dan bumi.

    Reply

  11. terus berdakwah dengan tulisan
    🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: