LAUTAN ITU BEGITU LUASNYA

Dilautan yang begitu luas dan dalam, ternyata hanya sedikit yang telah diketahui manusia. Airnya yang begitu banyak, dengan berbagai tingkat salinitas didalamnya juga baru bisa diketahui manusia setelah teknologi yang dikuasainya mendukung untuk meneliti keadaan tersebut. Belum lagi sangat banyak hal lain yang belum bisa diketahui oleh makhluq yang bernama manusia.

Air yang demikian banyak itu, andaikan dipakai sebagai tinta, walaupun setelah ditambah tujuh kali lagi setelah habisnya, maka tiada akan bisa menuliskan “kalimat ALLAH”, “hukum ALLAH” di alam semesta raya ini. Dan jika jari telunjuk kita dimasukkan kedalam air itu, kemudian kita angkat, maka air yang menempel itulah ibarat jumlah ilmu seluruh manusia di bumi ini, dibandingkan dengan lautan “ilmu ALLAH SWT”.

Ternyata dilautan itu, banyak berlayar kapar besar dengan congkaknya, yang tidak menghiraukan dan memperhatikan perahu-perahu kecil para nelayan. Dengan kesombongannya menantang kekuatan alam, kekuatan yang ALLAH SWT letakkan ditiap ciptaannya. Mereka lupa, mereka merasa besar, mereka merasa bahwa dengan sesuatu yang dirangkai dan diciptakan akan membuat mereka kekal, membuat mereka hidup lebih lama.

Manusia lupa dan merasa dirinya besar. Namun cobalah pikirkan, ketika anda sedang tidur di sebuah taman di kebun belakang rumah, atau di sebuah perkemahan di lereng gunung yang indah, atau di tepian pantai yang hangat pasirnya, kemudian roh anda diajak naik pesawat, meninggalkan badan fisik anda sendirian tidur diatas tikar. Naik dan naik, 10 meter, 100 meter, 1000 meter, 10000 meter, terus sampai 1000000000000000 meter, teruuus… sampai 100 juta tahun cahaya.

Apakah anda masih terlihat??? Dimana badan fisik anda??? Yang anda sombongkan dengan wajah cantik/ganteng anda, dengan gagah/indah tubuh anda, dengan segala yang anda banggakan ???

Inilah kita, yang jauuuuh dari sempurna, mengapa kita masih sombong, seolah kita lebih tahu dari semua orang lain, seolah kita lebih cantik dari semua oarang lain, merasa lebih sempurna.

Saudaraku, adalah kebodohan yang sangat, jika kita masih seperti itu. Mari kita sadari, bahwa kita masih jauh dari sempurna, dan kita terus berusaha semaksimal kemampuan kita untuk mencontoh manusia pilihan, yang dipilih-NYA untuk menyampaikan risalah-NYA kepada seluruh manusia. Utusan itu telah memberikan contoh begitu lengkap dan sempurna.

Mengapa kita merasa lebih pandai, merasa lebih pintar, dan menuduhnya khianat, menuduhnya masih menyembunyikan sesuatu yang harus disampaikan, sehingga kita masih merekayasa sendiri cara ibadah kita kepada-NYA, sehingga kita masih menciptakan aturan aqidah untuk mendekat kepada-NYA, sehingga kita merasa tidak cukup hanya dengan mencontoh dan meniru aqidah dan ibadah yang diajarkan utusan itu (Rasulullah Muhammad saw).

Marilah kita sadari wahai saudaraku, kita masih jauh dari sempurna, kita harus terus berusaha meniru dan mencontoh aqidah dan ibadah Rasulullah Muhammad saw, meniggalkan buatan kita sendiri, meninggalkan buatan pemimpin kita sendiri yang mereka mengatakan untuk lebih afdlolnya, meninggalkan buatan nenek moyang yang tidak mendapat petunjuk dan hanya menduga-duga, mengira-ngira.

Apapun yang dikatakan orang lain kepada kita, jika cacian maka janganlah kita menjadi rendah diri, jika pujian maka janganlah kita menjadi besar kepala. Yang penting bagi kita adalah, ikhlash, hanya karena mencari ridlo ALLAH SWT belaka, hanya karena ingin bertemu dengan ALLAH SWT di sorga-NYA. Mengapa kita risaukan ocehan orang lain ???

2 responses to this post.

  1. Posted by ecca on January 30, 2009 at 2:48 pm

    subhanallah….

    mga qt slalu dlm naungan prlindunganNya & djuhkan dr sikap sombong…

    amin….

    Reply

  2. Pak saya sangat-sangat setuju dengan semua tulisan di atas…..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: